Search

Sekilas Tentang Pustaka Aneuk Nanggroe

Senin, 3 April 2006, 19:52 WIB SEKILAS TENTANG PUSTAKA ANEUK NANGGROE Tim Work Pustaka Aneuk Nanggroe sebagai tim inti, adalah mereka yang mengkonsep organisasional, program dan meVisi : Menjadi lembaga yang mandiri, inovatif, pusat pengembangan ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi, kemanusiaan dan seni berdasarkan moral agama. Misi : 1. Menyelenggarakan pendidikan alternatif 2. Menyelenggarakan penelitian, pelatihan keterampilan menunjang pendidikan menuju pada pengembangan masyarakat 3. Mendarma baktikan keahlian dalam bidang ilmu, keterampilan, teknologi kemanusiaan dan seni kepada masyarakat Menjalankan operasional organisasi keseluruhan Sasaran bagi lembaga ini adalah mereka yang sangat tertarik dan respek terhadap  pendidikan khususnya kalangan : 1. Anak-anak, dapat mengakses sebagai sarana pendidikan dan pengembangan kemampuan. Pustaka mengupayakan dan menyediakan berbagai macam program untuk anak-anak. 2. Remaja, dapat mengikuti semua program pendidikan secara khusus dikonsep bagi dalam ruang lingkup kalangan pelajar, mahasiswa, dan kalangan putus sekolah untuk meningkatkan kemampuan, pegetahuan dan keterampilan mereka 3. Umum, pustaka juga mengusahakan sedapat mungkin dapat memajukan  dan meningkatkan nilai bagi masyarakat yang berminat untuk belajar melalui lembaga ini. Menyediakan pustaka yang dapat diakses bagi seluruh lapisan masyarakat, guna meningkatkan pengetahuan masyarakat 1. Menjadikan pustaka sebagai pusat pendidikan alternatif untuk  membentuk manusia terampil , cerdas, dan inovatif. 2. Mendekatkan pustaka dengan kalangan pemerintah, swasta secara kelembagaan dan atau personal sesuai dengan keterkaitannya. 3. Membuka jaringan seluasnya dengan kalangan yang respek terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan alternaitif. Secara stuktural pustaka terdiri dari bagian-bagian yang tidak terpisahkan: 1. Tim work sebagai tim inti, menagani konseptual organisasi dan operasional secara keseluruhan 2. Komunitas belajar,  komunitas yang tumbuh dan berkembang dari proses pembelajaran melalui sekolah alternatif dan sebagai pelaksana program kegiatan pustaka 3. Komunitas baca, komunitas yang menjadikan pustaka sebagai tempat belajar dan membaca Semakin banyak lembaga pendidikan yang dapat diakses masyarakat akan semakin mempercepat tercapainya masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan. Oleh karenanya selain berfungsi sebagai pustaka, juga berfungsi sebagai pusat pendidikan alternatif dan pusat kraeativitas masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa dan kalangan putus sekolah Dalam lima tahun kedepan Sejak mulai berjalannya dari bulan april 2005, telah mengalami beberapa proses konseptual organisasi dan lima tahun kedepan pustaka akan menjadi pusat lembaga pendidikan alternatif yang handal bagi mereka yang ingin berkembang dan mendapatkan ilmu pngetahuan dan keterampilan seluasnya, murah dan terjangkau bagi semua kalangan Pembiayaan organisasi dan program dilakukan melalaui : 1. Swadaya organisasi 2. Donatur dari lembaga pemerintah, swasta dan instansi terkait 3. Personal yang respek terhadap dunia    pendidikan khususnya pendidikan alternatif Sumber daya berbasis teknologi Diupayakan melalui penguasaan teknologi seluasnya menyadari bahwa era modern saat ini sangat bergantung pada teknologi khususnya teknologi informasi Personal requirements Sumber daya manusia didapatkan dari hasil pendidikan alternatif yang dijalankan oleh pustaka, yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kreativitas dan kecerdasan berpikir serta berbagai keterampilan Resource requirements Segala bentuk kreativitas dan inovasi sebagai hasil pendidikan alternatif akan meningkatkan sumber daya manusia yang berguna tidak hanya bagi organisasi tetapi bagi masyarakat keseluruhan. Resiko Dunia pendidikan adalah dunia kepercayaan, resiko yang paling barbahaya adalah kehilangan kepercayaan dari masyarakat dan lingkungan. Mengurangi resiko Satu-satunya jalan untuk memperkecil resiko kepercayaan adalah dengan mengupayakan lembaga ini menjadi lembaga yang betul-betul dapat menambah nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat Akibat. Lembaga akan menjadi tidak berguna dan tidak bermanfaat bagi dunia pendidikan jika telah kehilangan kepercayaan. Normalisasi operasional  berjalan jika : 1. Ketersediaaan sarana utama dan pendukung telah dapat di atasi 2.Ketersediaan sumber daya manusia yang mampu dan handal dalam mengelola organisasi sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga pendidikan 3.Kesiapan secara finansial untuk dapat terus menerus dan berkelanjutan menjalankan program-program dari lembaga. KESEMPATAN : Kesempatan yang terbuka luas, mengingat ketertinggalan dunia pendidikan di Indonesia memacu masyarakat untuk membuat alternatif pendidikan dan biaya pendidikan yang semakin tinggi dirasakan oleh masyarakat dan semakin tidak terjangkau, menjadikan lembaga ini akan menjadi pilihan  bagi semua kalangan. Kanoe Pustaka Aneuk NanggroeSekretariat: Pusat House of Global Volunteers. Jalan T. Iskandar (Peuteumorohom).Lr.Cempaka No.2.Lambhuk, Uleekareng-Banda Aceh. Telepon : +626517421872 E-mail : [email protected] [email protected] Contact person: T. Iskandar
Air Putih

Air Putih

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy