| Bencana : | Longsor Tambang Tanah Merah Desa Ketap Kecamatan Jebus, Kab. Bangka Barat, provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia. |
| Tanggal : | 29/9/2011, Sekitar Pukul: 00.30 WIB. |
| Posisi : | Kecamatan Jebus: -1.660907, 105.52327 |
| Wilayah : | Dusun Air Merah, Desa Ketap Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat, provinsi Kepulauan Bangka Belitung, |
| Korban : | Korban Meninggal: 4 Orang ( 1. Alan (28) Dusun Mendaru, Wiwin Dusun Mendaru (30), 2. Jumar (38), warga Dusun Mendaru, 4. Edi (28), Dusun Kerang, Desa Jebus ). Korban Luka: Beberapa Orang |
| Pengungsi : | Tidak Ada |
| Kerusakan : | Tidak Ada Data |
| Kebutuhan : | Pencarian Korban Tertimbun ( Keempat Korban Belum Ditemukan ) |
| Penanganan : | Kejadian: Puluhan pelimbang mendulang pasir timah di dalam lubang camuy dan sekitarnya, tiba-tiba dinding lubang yang didodos ambruk, longsor dan menimbun para pelimbang. Wiwin, Jumar, Lan dan Edi tak mampu menghindar. Pelimbang lain yang juga berada di dalam lubang camuy, masih sempat menyelamatkan diri dari longsoran. Penaganan: Dibantu warga, polisi mengerahkan 5 unit alat berat, melakukan penggalian, dan pencarian jasad para korban. Sedangkan pelimbang lain, diantaranya Yan dilarikan ke rumah sakit di Pangkalpinang usai mendapat pertolongan pertama di pusyandik karena mengalami luka robek pada lengan kiri dan paha kanan hingga terkelupas. |
| Akses Komunikasi : | Tidak Ada Data |
| Kontak Penting : | Kapolsek Jebus: Komisaris Indra Silalahi |
| Sumber : | ICTD-AP, Media |
| Kode Bencana : | BII.29911/RDII.29911/RDIII.29911 |
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
