| Bencana : | Banjir, Luapan Sungai Tatengesan |
| Tanggal : | 3/9/2011, Sekitar Pukul : 21:00 Wita. |
| Posisi : | Kantor Desa Tatengesan, Kecamatan Pusomaen: 0.98546017429783, 124.86799443245 |
| Wilayah : | Desa Tatengesan, Tatengesan Satu, Makalu, dan Makalu Satu, Kecamatan Pusomaen, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara |
| Korban : | Tidak Ada Data |
| Pengungsi : | Kurang Lebih :800 KK Kerumah penduduk yang lebih tinggi, SMAN 1 Pusomaen |
| Kerusakan : | 4 desa Makalu selatan: 17 rumah hanyut, 62 rumah rusak dan 179 rumah tergenang. Sedangkan Desa Makalu: 13 rumah hanyut, rusak 17, 183 tergenang. Desa Tatengesan Satu: 3 rumah hanyut, 213 tergenang. Desa Tatengesan Sekitar: 200 rumah tergenang air. |
| Kebutuhan : | Bantuan Kebutuhan Pokok, Makanan, Air Bersih, pembangunan talud yang memadai, Pemulihan Kondisi. |
| Penanganan : | Pemerintah Kecamatan Pusomaen dan Desa, Masyarakat: banjir bandang menyebabkan 30 roboh dan hanyut. Desa Makalu merupakan yang terparah diterjang banjir bandang karena berada di bantaran sungai. Pemkab Mitra telah menerjunkan bantuan berupa mobil ambulance dari Dinkes Mitra. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Mitra juga telah menerjunkan tim untuk membantu warga. Kepala desa yang mengimbau lewat pengeras suara di gereja, agar warga bergotong royong membersihkan puing-puing yang tersisa akibat banjir bandang |
| Akses Komunikasi : | Tidak Ada Data |
| Kontak Penting : | BPBD Mitra, kabid rehabilitasi dan rekonstruksi: Irwan Abdjulu, Kepala Markas PMI Minahasa Tenggara: Bastian, Camat Posumaen: Piether Pontororing |
| Sumber : | ICTD-AP, Media |
| Kode Bencana : | BII.3911 |
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *
