|
3. Tahun 2007
Rehabilitation and Improvement of Health Service Management Systems in Banda Aceh and NAD Province (Health NAD)
01-10-2007 s/d 31-03-2008
-
Training of Puskesmas staff in SIMPUS-NAD usage
-
Troubleshooting upon need in the referring health institutions
-
Monitoring performance of Puskesmas staff
-
Transfer of knowledge to partners within the Health System (PHO/DHO/Puskesmas) and development of an Exit Strategy
-
Training of DHO staff to process the data received form the Puskesmas
-
99 Puskesmas yang tersebar di Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bieruen, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Tamiang.
|
Penerima Manfaat: Masyarakat, lembaga dan komunitas non profit, Pemprov Aceh, Pemkot/Pemkab Aceh
Donor: GTZ
|
|
Kerjasama Server Colocation untuk Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Kegiatan Sosial Kemanusiaan
01-03-2007 s/d now
|
Penerima Manfaat: Masyarakat, lembaga dan komunitas non profit
Donor: PT. Indosat Mega Media
|
|
Technical assistance for Prodeelat capacity building on knowledge sharing and website development, Vulnerability Reduction Post Tsunami Aceh 2007-2008
28-10-2007 s/d 28-11-2007
|
Penerima Manfaat: Masyarakat, lembaga dan komunitas non profit
Donor: HIVOS NAD
|
|
Strengthening Citizens Through the Use of Information Technology and Open Source Software
01-07-2007 s/d 30-06-2009
Tahun 2007-now
Open Source Resource Center
Tahun 2007
-
Assestment dan sosialisasi migrasi open source di Provinsi NAD dan Provinsi DIY.
-
Pendataan awal di Provinsi NAD (16 instansi Pemprov NAD, 6 instansi Pemkab Aceh Tengah, 12 instansi Pemkot Lhokseumawe, 16 instansi Pemkab Aceh Jaya, 5 lembaga pendidikan, 3 instansi wirausaha, 7 organisasi LSM. Total 65 institusi/kantor, untuk tahap awal dari pendataan sebanyak 1.636 komputer akan dilakukan migrasi ke perangkat lunak open source sebanyak 82 buah).
-
Pendataan awal di Provinsi DIY (20 instansi Pemprov DIY, 20 instansi Pemkot Yogyakarta, 25 instansi Pemkab Gunung Kidul, 3 lembaga pendidikan, 3 instansi wirausaha, 1 organisasi LSM. Total 72 institusi/kantor, untuk tahap awal dari pendataan sebanyak 1.540 komputer akan dilakukan migrasi ke perangkat lunak open source sebanyak 77 buah).
-
Bekerjasama dengan Pemerintah NAD untuk penyediaan infrastruktur dan dengan KPLI Aceh serta POSS Unsyiah untuk penyediaan helpdesk, sedangkan DIY masih dalam proses pembuatan skema helpdesk.
Tahun 2008
-
Implementasi dan sosialisasi migrasi open source di Provinsi NAD dan Provinsi DIY.
-
Pembentukan media yang bisa digunakan untuk berlatih dan mengembangkan perangkat lunak open source agar mudah digunakan oleh masyarakat secara luas. Pada tahun ini sampai pada tahap pembuatan modul, identifikasi pelatih dan pembelian perangkat.
-
Pemilihan dan pengembangan perangkat lunak open source BlankOn yang merupakan turunan dari Ubuntu, bekerjasama dengan pengembang BlankOn, Komunitas Ubuntu Indonesia dan YPLI.
-
Penyusunan buku panduan teknis dan tutorial.
Tahun 2009
-
Implementasi dan sosialisasi migrasi open source di Provinsi NAD dan Provinsi DIY.
-
Tahap penyelesaian mekanisme kerja OSRC, kurikulum pelatihan dan telah diadakan 8 kali kegiatan pelatihan dengan 197 peserta (141 pria dan 56 wanita).
-
88 komputer dari 1636 komputer (Pemprov NAD, Pemkab Aceh Tengah, Pemkot Lhokseumawe dan Pemkab Aceh Jaya), telah dimigrasikan ke sistem operasi dan aplikasi open source.
-
111 komputer dari 1540 komputer (Pemkot DIY), telah dimigrasikan ke sistem operasi dan aplikasi open source.
Tahun 2010
-
Penguatan HelpDesk OSS di Provinsi Aceh dan DIY.
-
Pada tahun ini telah diadakan sebanyak 21 kali pelatihan yang diikuti 339 peserta (242 pria dan 97 wanita), pelatihan di luar Jakarta sebanyak 7 kali.
|
Penerima Manfaat: Masyarakat, lembaga dan komunitas non profit
Donor: HIVOS
|