Lhokseumawe dan Takengon Siapkan Migrasi ke Linux
    IND | ENG

Lhokseumawe dan Takengon Siapkan Migrasi ke Linux

By : Taufik Hazan Asari 09 Juli 2008 News Categori : Berita

Acara presentasi pendataan awal OSS di NAD dan DIY oleh AirPutih yang dilakukan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tengah atau Takengon, Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 2 dan 4 Juli lalu, berdampak nyata. Dua daerah itu menyatakan siap untuk melanjutkan ke tahap pelatihan Linux. Menurut Ketua Yayasan AirPutih, Imron Fauzi, dua daerah ini masuk tahap dua, setelah assesment atau pendataan. "Lhokseumawe dan Takengon menyetujui alur program yang diusulkan AirPutih, yaitu assesment, pelatihan, migrasi dan pendampingan," kata Imron. Kantor Walikota Lhokseumawe, Dinas Kesehatan dan Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Lhokseumawe  menyatakan akan mengadakan pelatihan Linux. Bappeda Lhoksuemawe  sendiri juga akan memfasilitasi dinas-dinas lain yang ingin mengadakan pelatihan Linux. Bappeda Aceh Tengah bahkan mewajibkan semua dinas untuk membuat pelatihan open source. Imron menyatakan pihak AirPutih siap untuk memberi pelatihan di dinas-dinas pemerintahan itu. Rencananya pelatihan mulai digelar pada bulan Agustus mendatang. Tim AirPutih dalam acara itu tidak hanya melakukan presentasi pendataan awal, melainkan juga melakukan demo live CD BlankOn 3, sistem operasi open source buatan dalam negeri. Respon yang diberikan peserta menggembirakan, M. Faisal, tim AirPutih Aceh menuturkan peserta banyak yang tertarik untuk mencoba BlankOn. "Ada beberapa ibu-ibu dari kecamatan yang mencoba melakukannya dan Alhamdulillah berjalan lancar," kata dia sambil tersenyum. Selain Lhokseumawe dan Takengon, acara yang sama juga akan diadakan di Pemerintah kabupaten Aceh Jaya dan Kantor  Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. "Insyaallah acara yang sama akan diadakan bulan ini juga," papar Faisal.

© Airputih.or.id. All rights reserved.