|

Tim AirPutih Banda Aceh Adakan Pelatihan

By : Administrator 02 September 2005 News Categori : Uncategorized

Meja dan kursi yang tersedia tidak cukup untuk menampung peserta pelatihan. Ruangan di lantai 2 memang di sekat menjadi 3 bagian ruangan. Kamis (1/9) dimulai dari pukul 21.00 WIB seperti pelatihan malam-malam sebelumnya. Untuk kali ini materi yang disampaikan adalah mengenai Mikrotik. M. Shalahuddien salah satu relawan AirPutih memang sengaja datang kembali ke Banda Aceh untuk memberikan pelatihan-pelatihan IT. Selama keberadaannya di Banda Aceh dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan pelatihan. Waktu pelatihanpun dilakukan sampai tengah malam. Materi yang seharusnya diberikan dengan beberapa kali pertemuan, untuk pelatihan ini pengecualian karena diberikan hanya dalam satu kali pertemuan. Tak urung peserta pelatihan bangun siang setelah semalaman mengikuti pelatihan. Seperti dijelaskan oleh M. Shalahuddien yang dikenal dengan patakaid dalam dunia maya, bahwa MikroTik RouterOST adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless. Apa yang disampaikan dalam materi malam itu mengenai Mikrotik dengan beberapa fitur-fitur yang tersedia yaitu : firewall, Bridging, Stateful Firewall and NAT, DHCP, IP traffic accounting, firewall actions logging, Bandwidth Management (per IP / protocol / subnet / port, CBQ, RED, SFQ, byte FIFO, packet FIFO), Tools (ping, traceroute, bandwidth test, ping flood, SSH, telnet), DNS cache,? frame relay. Namun sebenarnya masih banyak fitur-fitur yang ada dalam Mikrotik. Proses dasar dalam mekanisme kerja Mikrotikpun juga dijelaskan oleh M. Shalahuddien saat itu kepada peserta pelatihan. Pukul 23:42 disela-sela pelatihan terjadi gempa dengan kekuatan 5,3 SR. Praktis membuat 17 peserta menghentikan sejenak pelatihan. Sesuai informasi dari situs USGS bahwa pusat gempa berada pada kedalaman 30 Km dasar laut, 85 Km sebelah barat dari Banda Aceh tepatnya pada koordinat 5.054 Lintang Utara dan 94.713 Bujur Timur. Pelatihan dilanjutkan dengan praktek menggunakan 2 buah Mikrotik RouterBOARD 230 Board yang ada. Setiap laptop yang digunakan dalam pelatihan telah tersedia software winbox. Peserta yang terdiri dari ISP Tabinda, ISP Aceh Skylink, mahasiswa Unsyiah dan relawan AirPutih memanfaat secara bersama 8 laptop yang tersedia. 8 laptop dan 2 buah Mikrotik RouterBOARD 230 Board tersebut dihubungkan dengan switch 24 port agar masing-masing laptop bisa digunakan untuk meremote. Lantai juga digunakan sebagai media pelatihan karena meja dan kursi yang ada tidak bisa menampung 17 peserta yang ikut. Materi mengenai Mikrotik yang seharusnya disampaikan selama 3 hari dimanpatkan hanya 6 jam, sehingga Jumat (2/9) pukul 03.00 pagi materi baru selesai disampaikan berikut prakteknya. Untuk itu pengenalan yang disertai praktek ini tentunya masih dirasa kurang sehingga latihan-latihan terutama troubleshooting harus dilakukan secara kontinyu agar diperoleh pemahaman yang mendalam.

© www.airputih.or.id. All rights reserved.